Sunday, 10 April 2011

Tip dan Trik Membeli buku buat DM di rumah sakit daerah

oleh Plasma Medika pada 08 April 2011 jam 7:11

Teman - teman sejawat, buku kedokteran tidak harus dibeli semua. Tapi kita harus pandaimemilih mana buku yang penting dan banyak digunakan di rumah sakit nanti. berikut ada tip and trik untuk membeli buku buat persiapan di rumah sakit.

1. Hubungi senior yang telah selesai di rumah sakit daerah yang akan kita tempati.

2. Daftar buku - buku yang pernah di pakai senior yang di rs yang akan kita tempatii.

3. Jangan mudah terpengaruh teman, dan membeli semua buku karena memenuhi nafsu sesaat.

karena merasa isinya semua buku sangat bagus

4. Usahakan mencari informasi buku - buku apa saja yang di pakai setiap SMF ketika di RS.

5. Persiapkan buku yang diperlukan sebelum masuk ke SMF maksmal seminggu sebelumnya.

6. Sharing dengan teman yang sudah selesai masuk SMF.

7. Usahakan membeli buku yang mudah dibaca and mudah di bawa saat jaga.

Semoga bermanfaat,

buat temen - temen sejawat yang telah menjalankan kepanitraan klinik di rumah sakit daerah tuban, sidoarjo, nganjuk, bondowoso. jika membutuhkan buku dan alkes bisa pesan di candra nito / plasma medika ( 081703670894 ), buku akan dikirim ke alamat masing - masing.

Selamat bertugas.



add my facebook : plasmamedika@gmail.com

Tuesday, 25 January 2011

Ancaman Baru di Era Twitter dan Facebook

Oleh: Stefan Tanase, Senior Security Researcher, Kaspersky Lab KOMPAS.com - Siapa tak kenal Facebook dan Twitter? Pengguna Internet era ini pasti nyaris tak bisa lepas dari dua ajang gaul dunia maya itu. Facebook dan Twitter merupakan implementasi dari web 2.0.

Apa itu web 2.0? Ini merupakan generasi terkini yang paling mendunia dari web, di mana semua pengguna web dapat mempublikasikan dan menerima informasi secara bebas, untuk saling berkolaborasi dan sosialisasi. Jika di era web 1.0 kita hanya dapat mengakses informasi saja, dengan segala keterbatasannya, maka di web 2.0 kita dapat membagikan informasi yang kita punya, baik itu bersumber dari kita sendiri atau dari sumber lain. Kita juga dimungkinkan langsung berinteraksi dengan sesama pengguna web.

Dengan semua kelebihan itu, tak heran jika web 2.0 membuat banyak orang tertarik menggunakan Internet. Mereka yang awalnya tidak kenal dunia maya, menjadi penasaran dan ingin mencoba, sebab kehebohan daya tarik web 2.0 ini.

Memang menyenangkan, bahkan mencandui sebagian orang. Sehari saja tidak mengakses Facebook atau Twitter, rasanya ada yang kurang. Sayangnya masih banyak orang belum sadar bahwa semua kemudahan berbagi dan mengakses informasi itu disertai dengan ancaman lain, yaitu malware yang juga memanfaatkan celah-celah yang ada.

Seperti kita tahu, beragam aplikasi web 2.0 tidak hanya digunakan di rumah, namun juga di lingkungan korporat. Berarti ada banyak data penting perusahaan yang dapat menjadi target para pencipta malware. Pengguna sendiri tidak sadar bahwa dirinya menjadi target serangan, karena terlalu asik menikmati banyak kemudahan, bahkan juga asik bersosialisasi memperluas jejaring pertemanan maupun bisnis.

Yang lebih parah adalah jika pengguna tidak tahu kalau dirinya justru membantu serangan tersebut dan juga menjadi korbannya. Dari laboratorium virus kami, terlihat bahwa jejaring sosial kian popular menjadi sasaran pembuat malware. Setiap tahun, jumlah sampel malware yang berhubungan dengan jejaring sosial berlipatganda dibanding tahun sebelumnya.

Konsep anyar yang ditawarkan web 2.0 adalah mengubah gaya navigasi klasik menjadi jauh lebih interaktif. Bahkan pengguna bisa terus berhubungan melalui web 2.0 dengan perangkat bergeraknya seperti ponsel. Ya, ini seperti pemahaman di mana manusia terus menerus terhubung satu sama lain dengan web 2.0 sebagai medianya, dan beragam perangkat canggih yang mendukung. Di mana saja, kapan saja.

Malware sebelum web 2.0 Kini kita coba telaah apa yang membuat malware ikut menjadikan web 2.0 sebagai sasaran utamanya. Bagaimana malware menyebar sebelum era web 2.0?

Perjalanan virus komputer dan malware kira-kira sama dengan perjalanan informasi itu sendiri. Di masa lalu, informasi secara fisik dipindahkan dari satu komputer ke komputer lain menggunakan media penyimpanan yang bervariasi. Pada awal tahun 1980-an, informasi menyebar melalui jejaring data pribadi yang mahal. Baru kemudian perlahan jaringan tersebut mulai digunakan oleh kalangan pebisnis untuk email dan transmisi informasi. Pada akhir dekade 1990 mulai banyak kasus serangan virus pada komputer di ranah pribadi dan bisnis, yang biasanya menyerang melalui email.

Tanpa terasa World Wide Web begitu cepat berkembang menjadi sebuah platform yang sangat bernilai bagi pertukaran informasi, perdagangan global, dan produktivitas dunia kerja. Perlahan tapi pasti, kita sadar bahwa tak semua informasi bisa kita bagi ke semua orang. Di sinilah kita ketahui bahwa informasi menjadi sangat berharga, hanya layak dibagikan ke pihak tertentu dan menjadi berbahaya ketika bocor atau rusak.

Selama itu juga muncul yang disebut dengan Era worm internet, dimana terjadi serangan Code Red, Blaster, Slammer dan Sasser ke sejumlah jaringan korporat. Tidak ketinggalan virus Melissa yang juga menyerang email, serta datang melalui pesan instan atau aplikasi peer-to-peer. Semua menargetkan Microsoft, sebab memang sistem operasi itu paling banyak dipakai. Mereka menghadapi semua serangan itu dengan penambahan firewall, dam menjalankan sejumlah mekanisme mitigasi anti-worm. Pengguna juga diajak untuk rajin memperbarui aplikasi pengaman Windows.

Mengapa web 2.0 Menjadi Sasaran Empuk Malware dan Penjahat Cyber? Dalam tahun-tahun terakhir, situs jejaring sosial menjadi salah satu sumber informasi paling popular di Internet. RelevantView dan eVOC Insights memprediksi bahwa pada tahun 2009 situs jejaring sosial digunakan oleh 80 persen pengguna Internet seantero dunia, yang artinya lebih dari satu miliar orang.

Pertumbuhan popularitas ini sudah pasti diketahui oleh para penjahat krinimal dunia maya. Maka tak heran sejumlah situs menjadi sasaran utama malware dan spam, di samping sejumlah tindak kejahatan lain.

Situs jejaring sosial seperti Facebook, MySpace atau Twitter, telah memukau jutaan pengguna Internet, sekaligus juga pelaku kriminal cyber.

Separah apakah serangan terhadap jejaring sosial ini? Pada Januari 2008, sebuah aplikasi Flash bernama Secret Crush yang berisi link ke program AdWare terdapat pada Facebook. Lebih dari 1,5 juta pengguna mengunduhnya sebelum disadari oleh administrator situs.

Kaspersky Lab pada Juli 2008 mengidentifikasi sejumlah insiden yang melibatkan Facebook, MySpace dan VKontakte. Net-Worm.Win32.Koobface. menyebar ke seluruh jaringan MySpace dengan cara yang sama dengan Trojan-Mailfinder.Win32.Myspamce.a, yang terdeteksi di bulan Mei.

Twitter tak kalah jadi target, ketika pada Agustus 2009 diserang oleh penjahat cyber yang mengiklankan video erotis. Ketika pengguna mengkliknya, maka otomatis mengunduh Trojan-Downloader.Win32.Banload.sco. LinkedIn juga tak luput dari serangan malware pada Januari 2009, dimana penguna ditipu agar mengklik profil sejumlah selebriti, padahal mereka sudah mengklik link ke media player palsu. Sebulan kemudian YouTube menjadi incaran malware.

Bulan Juli 2009 kembali Twitter menjadi media infeksi modifikasi New Koobface, worm yang mempu membajak akun Twitter dan menular melalui postingannya, dan menjangkiti semua follower. Semua kasus itu hanya sebagian dari begitu banyak kasus penyebaran malware di seantero jejaring sosial.

Ancaman di era web 2.0 Akhir tahun 2008 Kaspersky Lab mengumpulkan lebih dari 43.000 file berbahaya yang berhubungan dengan situs jejaring sosial. Salah satu worm yang paling terkenal menyerang situs jejaring sosial adalah Koobface yang terdeteksi sebagai Net-Worm.Win32.Koobface. Worm ini popular saat sekitar setahun lalu menyerang akun Facebook dan MySpace.

Struktur umum serangan ke web 2.0 biasanya terdiri dari tiga langkah. Pertama, pengguna menerima link dari teman berupa informasi enarik, misalnya video klip. Kedua, pengguna diminta untuk menginstal program tertentu agar bisa menonton video itu. Ketiga, setelah diinstal, program ini diam-diam mencuri akun pengguna dan meneruskan trik serupa ke pengguna lain

Metode itu hampir sama dengan cara worm menyebar melalui email. Worm yang terdistribusi melalui situs jejaring sosial hampir 10 persen sukses menginfeksi. Koobface juga memberi link ke program antivirus palsu seperti XP Antivirus dan Antivirus2009. Program spyware tersebut juga mengandung kode worm.

Ancaman ke situs jejaring sosial jauh lebih mengerikan dari ke email. Mengapa? Selain terinfeksi worm, akun yang bersangkutan juga menjadi korban botnet, bahkan si pemiliknya juga terkena imbasnya. Botnet mampu mencuri nama dan pasword pengguna, lalu menyebarkan pesan palsu yang mampu merugikan pihak lain, seperti permintaan transfer uang. Jadi yang menjadi korban bukan hanya akunnya, melainkan pemilik akun itu sendiri, serta pihak lain yang dikirimi pesan palsu.

Sisi lemah manusia Satu hal paling penting dari serangan terhadap web 2.0 adalah faktor komponen kelemahan manusia ,terutama ketika berhadapan dengan pengguna yang tidak paham bahwa komputernya sudah terinfeksi.

Situs jejaring sosial masa kini menawarkan kostumisasi tambahan dan fungsi berfitur kaya untuk berbagi konten personal, file foto, atau multimedia dengan sebanyak mungkin orang di dunia maya. Situs ini memungkinkan pengguna berbagi pikiran dan minat dengan sesama teman atau komunitas. Secara umum, pengguna situs jejaring sosial saling percaya satu sama lain. Ini artinya jika mereka menerima pesan dari temannya, maka akan langsung mengkliknya begitu saja tanpa kecurigaan pesan itu sudah disisipi oleh malware.

Hari ini masih banyak orang yakin bahwa menggunakan browser Web sama dengan melakukan window shopping atau pergi ke perpustakaan di dunia nyata. Takkan ada yang terjadi tanpa sepengetahuan mereka. Padahal di Web, sekali saja kita mengklik link yang salah, atau tanpa disengaja, maka sama artinya sudah mempersilakan pencuri atau pengintai masuk ke rumah kita. Ya, pencuri atau penyadap di dunia maya tidak kasat mata seperti halnya di dunia maya.

Ambil contoh, aplikasi penyingkat URL yang sering diperlukan di mikroblog seperti Twitter. Karena katakter pesan hanya dibatasi hingga 140 karakter, maka pengguna harus menggunakan aplikasi penyingkat URL saat menyisipkan link ke situs lain. Aplikasi penyingkat URL seperti TinyURL, Is.gd atau Bit.ly tidak akan memperlihatkan nama URL yang sesungguhnya. Cukup keterangan saja dan link yang sudah mereka ringkas.

Bayangkan jika akun si pengguna sudah disusupi Botnet tanpa ia sadari. Botnet akan menggunakan akun Twitter-nya, memposting "Klik foto saya yang imut ini" lalu diikuti URL yang sudah diringkas, maka teman-temannya akan langsung mengklik. Malware yang terkandung dalam link itu akan membawa si korban ke situs lain yang memang sudah dipersiapkan untuk"menjebaknya".

Situs jejaring sosial seperti Facebook biasanya berkolaborasi dengan situs-situs lain agar bisa saling terkoneksi. Mereka ini disebut sebagai partisi ketiga, alias pihak ketiga setelah facebook itu sendiri, dan penggunanya. Banyak kasus dimana partisi ketiga justru dijadikan vektor alias "kendaraan" dari penyerang.

Ada dua pertanyaan yang bisa kita ajukan untuk mendalami masalah ini. Berapa banyak pengguna Facebook menambahkan aplikasi partisi ketiga di profilnya? Berapa banyak yang mereka ketahui mengenai apa yang sesungguhnya dilakukan oleh aplikasi partisi ketiga itu?

Di atas kertas, para pakar mengatakan bahwa Facebook maupun jejaring sosial lain harus memikirkan ulang cara mereka mendesain dan mengembangkan application programming interface (API). Disebutkan bahwa provider jejaring sosial semestinya berhati-hati dalam mendesain platform dan API. Mereka harus hati-hari dengan teknologi sampingan yang dipakai para klien, misalnya JavaScript. Operator situs jejaring sosial sebaiknya memiliki developer yang cukup ketat dalam penggunaan API, yaitu yang mampu memberi akses ke sumber yang hanya benar-benar berhubungan dengan sistem.

Setiap aplikasi yang berjalan di situs jejaring sosial juga semestinya ada di lingkungan terisolasi untuk mencegah interaksi aplikasi dengan host Internet lainnya yang tidak berpartisipasi dalam situs tersebut.

Isu Privasi Malware bukan hanya satu-satunya masalah ketika kita bicara mengenai situs jejaring sosial. Bagaimana data-data pribadi para pengguna bisa aman adalah pertanyaan lainnya. Lalu, seberapa susahnya sesungguhnya kita melindungi diri sendiri dan data-data kita di situs jejaring sosial?

Ketika orang jahat mendesain serangannya dengan apik, maka para pengguna perlu meningkatkan standar kewaspadaan keamanannya. Advis seperti "Jangan membuka file yang diterima dari sumber yang tidak diketahui" sudah tak lagi berguna, sebab aktivitas serangan sudah mampu menyamar dalam identitas teman yang kita kenal baik. Ini artinya kita bahkan tidak bisa mempercayai pesan atau file yang dikirimkan teman kita sendiri.

Salah satu lapisan perlindungan yang bisa ditambahkan ke browser adalah yang dapat mencegah eksploit. Pengguna sebaiknya melindungi dirinya dari worm XSS dengan hanya mengizinkan eksekusi kode JavaScript dari sumber terpercaya. Pengguna juga semestinya seminim mungkin berbagi alamat pribadi seperti nomor telepon, alamat rumah, dan informasi personal lain.

Memang agak sulit membatasi mana yang boleh dibagi dan yang tidak di situs jejaring sosial. Pada dasarnya setiap orang butuh privasi di belantara dunia maya. Jangan sampai juga kita menjadi korbam trik phishing klasik, terutama ketika muncul laman situs baru saat mengklik aplikasi partisi ketiga yang meminta kita melakukan log-in mengisikan nama, dan sejumlah data pribadi lain. Jika kita ragu atas keaslian laman itu, ada bagusnya kita kembali ke laman asli Facebook dengan mengetik ulang www.facebook.com.

Memang dibutuhkan perlindungan banyak lapis. Solusi keamanan Internet seperti anti-malware adalah pilihan terbaik, namun itu pun diperlukan update yang intens. Pengguna harus terus meningkatkan kewaspadaan dan tingkat keamanannya, sebab penyerang juga akan terus memperbanyak strategi.

Semua kasus yang kita bahas di atas hanya sebuah awal saja. Serangan terhadap situs jejaring sosial kini sudah ada dalam beragam tingkatan, mulai dari malware sampai phishing. Pelaku kriminal dunia cyber akan menggunakan vektor ke web 2.0 lebih dan lebih banyak lagi demi menyebarkan aplikasi berbahayanya. Namun evolusi serangan ke web 2.0 akan seiring juga dengan evolusi yang dilakukan web 2.0 itu sendiri.

Berikut adalah evolusi yang tengah terjadi pada web 2.0. Pertama, Mobilitas. Baik konten maupun tampilan untuk mengaksesnya akan lebih mobile, sehingga keterhantungan pada hardware untuk mengakses serta lokasi fisiknya akan berkurang. Makin bervariasi platform yang dipakai akan mempersulit pembuat malware untuk menerobosnya. Mereka akan kesulitan mengenai sistem operasi dan hardware apa yang akan dipakai si pengguna,.

Kedua, lokalisasi dan kontekstualisasi. Konten dan interface mobile membuat layanannya menjadi lebih baik bagi si pengguna. Semua disesuaikan dengan kebutuhan mereka. Penjahat cyber mau tak mau juga akan memberlakukan perubahan paradigma ini untuk meningkatkan serangannya.

Ketiga, interoperabilitas. Jejaring sosial memungkinkan kita terkoneksi satu sama lain, maka harus ada sistem keamanan yang dibangun oleh jejaring dan penggunanya sendiri. Problem keamanan ini bisa mudah ditingkatkan jika jejaring sosial itu mulai menyatukan layanannya.

Artikel ini dipublikasikan dengan izin AVAR (Anti Virus Asia Researchers). Pertemuan AVAR 2010 akan diadakan tanggal 17-19 November 2010 di Nusa Dua, Bali mempresentasikan 30 paper sekuriti dari para pakar sekuriti dunia. Informasilebih lanjut di http://www.avar2010.org

Saturday, 8 January 2011

Gelang Kesehatan Bermanfaat, tetapi...

JAKARTA, KOMPAS.com — Pertanyaan seputar manfaat gelang kesehatan tengah menjadi perbincangan menyusul pengakuan produsen Power Balance bahwa produk mereka tak memiliki cukup bukti ilmiah yang mendukung manfaat yang digembar-gemborkan selama ini.

Power Balance (PB) sebelumnya gencar mempromosikan bahwa gelang berbahan silikon disertai hologram itu dapat meningkatkan kekuatan, keseimbangan, dan fleksibilitas tubuh pemakainya.

Walaupun mengakui PB tak memiliki bukti empiris yang cukup, produsen gelang itu juga mengklaim bahwa jutaan orang dari 30 negara telah merasakan manfaat gelang itu.

Memang ada sebagian orang yang begitu yakin dengan khasiat gelang ataupun benda-benda serupa yang diklaim bermanfaat. Tubuh mereka seperti merasakan suatu perbendaan saat memakainya.

Akan tetapi, menurut pendapat dr Michael Triangto SpKO, ahli kedokteran olahraga, efek benda-benda seperti gelang atau kalung seperti ini terhadap tubuh sebenarnya hanya bersifat temporer sehingga manfaatnya tidak maksimal.

Memengaruhi ion

Triangto menjelaskan, benda-benda seperti gelang atau kalung kesehatan bekerja dengan cara memengaruhi ion-ion di dalam cairan tubuh. Sebagaimana diketahui, sebagian besar tubuh manusia terdiri dari cairan dan di dalamnya terkandung elektrolit bermuatan listrik. Ion natrium dan kalium bermuatan listrik positif, sedangkan ion klorida dan fosfat bermuatan negatif.

Banyak produk yang beredar di pasaran saat ini memiliki mekanisme kerja serupa, tetapi memiliki bentuk luar berbeda. Sebut saja gelang metal, kalung, ruangan bermedan magnet, atau benda-benda yang memancarkan gelombang inframerah. Benda-benda seperti ini pada prinsipnya memengaruhi ion-ion dalam cairan dan membuat perubahan keseimbangan tubuh.

"Hal (ion-ion) inilah yang dapat dipengaruhi oleh medan magnet yang berada di luar tubuh kita. Akibatnya, akan terjadi perubahan keseimbangan di dalam tubuh pemakainya. Dan, hal inilah yang dipercaya sebagai sesuatu yang baik untuk kesehatan," papar dokter dari pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, ini.

Perubahan ini, lanjutnya, akan membuat tubuh lebih aktif dan sel-sel yang tidur menjadi bangun selayaknya orang yang berolahraga. Namun, perubahan ini hanya bersifat sementara karena tubuh akan kembali berusaha mencari keseimbangan baru.

"Oleh sebab itu, setelah beberapa waktu digunakan, ia tidak akan memberikan dampak perubahan apa pun," ia menegaskan.

Penggunaan PB yang hanya berdampak temporer ini, kata Triangto, dapat dijelaskan dengan efek olahraga bagi mereka yang tidak melakukannya secara teratur.

"Hal sama akan terjadi pada seseorang yang biasa teratur berolahraga, yang tentunya dapat merasakan manfaat kesehatan yang dihasilkan. Tetapi, bagi yang melakukan olahraga tapi tidak teratur, tentu manfaat tersebut juga terbatas," paparnya.

Yang menjadi pertanyaan kemudian, sampai berapa berapa lama perubahan tersebut dapat bertahan atau dengan kata lain berapa lama benda-benda tersebut bisa memberikan dampak positif pada tubuh?

"Jawabnya, bergantung pada tingkat kesehatan dan kebugaran tubuh kita saat itu. Bila tubuh kita sehat dan kita telah terbiasa berolahraga secara teratur, perubahan tersebut hanya sebentar. Bahkan ada yang tidak merasakan perubahan apa pun.

Penjelasan untuk kejadian ini, kata Triangto, tubuh yang sehat dan bugar akan dengan mudah melakukan adaptasi dan mencari keseimbangan baru. Selain itu, jika berolahraga, tubuh cepat menyesuaikan diri dan mudah melakukan pemulihan dalam waktu singkat.

"Hal berbeda akan dirasakan oleh mereka yang kurang sehat dan kurang bugar. (Mereka) akan merasa sangat terbantu dengan keberadaan PB tersebut. Namun, sekali lagi saya ingatkan, dampaknya singkat dan temporer," tuturnya.

Triangto juga mengaku prihatin dengan perilaku masyarakat modern yang hanya menginginkan sesuatu secara instan, mudah, dan murah. Banyak warga masyarakat lebih tertarik membeli gelang ketimbang harus berolahraga teratur, yang memang menyita waktu.

Padahal, untuk hidup sehat dan bugar, yang diperlukan adalah kerja keras dan olahraga teratur, konsumsi makanan sehat, istirahat cukup, serta pemeriksaan kesehatan secara teratur. "Itu adalah kunci utama untuk meningkatkan kualitas hidup yang baik, bukan berasal dari gelang, kalung, batu, ataupun ruangan bermuatan listrik/magnet," ia menegaskan.

sumber :

http://health.kompas.com/read/2011/01/05/09295496/Gelang.Kesehatan.Bermanfaat..tetapi...


add my facebook : plasmamedika@gmail.com

Monday, 18 October 2010

Biaya Tinggi di Perguruan Tinggi

KOMPAS.com - Masih terasa jauh dari nalar, kenapa kualitas pendidikan Indonesia terasa jauh tertinggal, bahkan dibandingkan dengan Malaysia? Padahal, Malaysia dulu berguru kepada Indonesia.Kesadaran seperti itu telah kita rasakan puluhan tahun lalu. Waktu itu kita berharap, dengan peningkatan pendidikan yang dilakukan pemerintah, kita bisa menyalip Malaysia. Namun, hingga 2009, indikator Human Development Index (HDI) masih menunjukkan kita jauh tertinggal dibanding Malaysia, bahkan dibanding lima negara ASEAN lainnya.

Indonesia di urutan ke-111, Malaysia urutan ke-66. Indonesia berada di kotak negara-negara dengan HDI medium, sedangkan Malaysia di kotak HDI tinggi. Beda level!

HDI memang diukur tidak hanya dari pendidikan, tetapi juga dari angka harapan hidup, tingkat melek aksara, dan standar hidup negara-negara dunia. Hal yang membuat kita makin pilu, kita masih di bawah Palestina (110), Turkmenistan (109), Algeria (104), Tonga (99), dan Suriname (97).

Di saat kita harus berjuang meningkatkan pendidikan, situasi justru dipersulit semakin meroketnya biaya kuliah. Komersialisasi pendidikan tak diragukan lagi telah mencengkeram masyarakat Indonesia.

”Sebagai perbandingan, tahun 1995 ketika saya mau masuk ke PTN (perguruan tinggi negeri) favorit saya, tak ada tarikan biaya masuk, dan SPP hanya Rp 225.000 per tahun. Sekarang, keponakan saya mau masuk ke PTN, baru masuk saja sudah ditarik Rp 50 juta, duh nanti gimana kuliah anak saya?” kata Herman Santoso, seorang pegawai negeri sipil.

Sudah komersial, kampus- kampus kita dari sisi peringkat, menurut Webometrics 2010, juga tak lebih baik daripada Malaysia yang menerapkan biaya kuliah tak seprogresif Indonesia. Karena mahalnya biaya kuliah inilah, anak-anak Kalimantan lebih suka melanjutkan sekolah ke Malaysia.


Belum ada perubahan

Kecenderungan mengomersialkan pendidikan, atau kini bisa disebut sebagai industri pendidikan, ternyata juga disumbangkan dari keruwetan tata aturan perundang-undangan yang ada, terutama dengan lahirnya UU Nomor 9 Tahun 2009 tentang Badan Hukum Pendidikan (BHP).

Pemerintah mengurangi subsidi perguruan tinggi yang disinyalir memaksa kampus-kampus memungut biaya pendidikan lebih tinggi. UU ini merupakan sinyal bahwa pemerintah sempat mencoba melempar tanggung jawab atau amanah yang dibebankan UUD 1945 Pasal 31 tentang Penyelenggaraan Pendidikan.

Pemerintahlah yang punya tanggung jawab membiayai pendidikan rakyat. Untunglah, UU BHP ini akhirnya dicabut Mahkamah Konstitusi pada 31 Maret 2010. Namun, sampai kini belum ada perubahan yang bisa dirasakan masyarakat tak berkecukupan.

”Pendidikan masih merupakan hak setiap warga negara yang mempunyai uang banyak,” kata Abdul Jalil, Tadris Fisika IAIN Walisongo, Semarang.

Lembaga pendidikan yang seharusnya mendidik dan mencerdaskan anak bangsa malah dijadikan ajang bisnis para pedagang ilmu. ”Semakin hari semakin mahal, seperti melambungnya barang-barang sembako saja,” kata Abdul.

Dengan biaya yang makin tinggi, sayangnya tidak diimbangi dengan pengadaan fasilitas memadahi dan tenaga pendidik profesional. ”Tetapi, anehnya, masyarakat yang seharusnya berontak malah setuju dengan berdiam diri,” kata Abdul.

Ya, masyarakat kita memang punya tradisi unik yang tidak sehat, yaitu terbiasa memberikan sesuatu untuk menjamin anaknya diterima di perguruan tinggi pilihan. Walau terpaksa memberikan, pola ini seolah diamini oleh kita semua.

M Wahyu Amiruddin, Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Semarang, memberi penjelasan secara logis soal akar kebiasaan seperti itu. ”Jer basuki mawa bea, inilah yang membuat komersialisasi kampus bukan sesuatu yang tabu untuk dibicarakan,” katanya.

Fasilitas fisik Nasib Tua Lumban Gaol, mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Medan, Sumatera Utara, mengatakan, menjadi mahasiswa kini bukan karena kualitas, tetapi karena ada uang.

”Demikian juga halnya dengan kampus saat ini, asalkan sudah ada bangunan secara fisik yang bagus, kampus itu akan mendengung-dengungkan sebagai kampus terbaik,” katanya.

Memang sih, kini ada tren, pencitraan kampus lebih sebatas bangunan fisik, bukan fasilitas yang bisa dinikmati. Di mata seorang santri, M Kamil Akhyari, santri Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Keislaman Annuqayah Sumenep, Madura, memberi istilah kampus-kampus liberal itu tak ubahnya seperti toko. Toko tempat jual beli barang.

”Pembeli mendapat keuntungan karena mendapat barang yang dibutuhkan, sedangkan penjual mendapatkan laba dari barang yang dijual. Hanya bangunan fisiknya yang terus dipoles, sementara kualitas keilmuan mahasiswa dan dosen tidak pernah diasah,” kata Kamil.

Walau ada beasiswa untuk orang yang kurang mampu, Fransiskus Kasipmabin dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta, mengatakan tak semua anak miskin bisa mengakses beasiswa tersebut.

”Pembagiannya tidak pada sasaran, malah sering diberikan kepada mahasiswa yang penghasilan orangtuanya lebih mampu secara ekonomi,” katanya.

Nurul Lathifah, mahasiswi Psikologi Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, merasakan bahwa biaya pendidikan memang kian melambung tinggi.

”Tak hanya SPP, tetapi juga keperluan praktikum, administrasi perpustakaan, laboratorium, dan lain sebagainya,” katanya.

Dalih kenaikan biaya pendidikan dibuat logis, yakni untuk kepentingan peningkatan kualitas fasilitas akademik. Namun, harapan untuk mendapatkan fasilitas belajar dan pelayanan akademik yang lebih baik tak kunjung jua menemukan titik temu.

Kampus juga cenderung mudah menerima mahasiswa dengan jumlah melebihi kapasitas sehingga mengorbankan kenyamanan.

”Biaya pendidikan yang makin mahal, kini makin terasa tidak realistis sesuai dengan harganya,” kata Nurul. (Amir Sodikin)

Tuesday, 21 September 2010

Opportunity Cost dari Kuliah dan Pandangan Ke Depan

Tau kah Anda

Mengapa seorang yang baru lulus dari SMU / sederajat harus kuliah ?
Bukanya Bekerja ?
mana yang lebih baik antara bekerja dan kuliah ?
dalam hal ini para ahli ekonomi menyebutkan bahwa ada opportunity cost jika kita memilih untuk kuliah.

Apa itu opportunyti cost ?

opportunyti cost adalah biaya peluang dengan penjelasan lebih lanjutnya bahwa biaya peluang tersebut adalah uang yang sebenarnya bisa anda dapatkan jika anda bekerja, bukanya kuliah. jadi begini, jika anda bekerja, bukanya kuliah maka anda kan memperoleh gaji atau upah katakanlah satu juta rupiah, sedangkan jika anda kuliah, bukanya bekerja berarti kesempatan anda mendapatkan uang satu juta tadi hilang. inilah yang dinamakan opportunity cost.

Dengan anda kuliah, berarti anda mengorbankan waktu untuk bekerja dan uang yang dihasilkan dari pekerjaan tersebut. Malah anda akan menambah pengeluaran untuk biaya - biaya kuliah anda.

Dengan mengetahui adanya cost dari kuliah ini, maka seharusnya kita memandang kedepan. dengan menggunakan istilah return on investment. kita harus menganggap melalului kuliah tersebut, kita harus mendapatkan hasil yang berlipat - lipat kemudian harinya. karena itu kuliah harus kita anggap sebagai investasi, oleh karena itu kita tidak boleh mensia - siakan waktu perkuliahan kita. jangan sampai anda tidak mendapatkan hasil yang berlipat - lipat dari proses kuliah anda. jangan sampai anda rugi karena kuliah. Sudah menghabiskan banyak uang untuk biaya kuliah, hasilnya nilai jelek, terkenal sebagai pemalas dan bodoh di kampus, indeks prestasi standar ke bawah, tidak punya keahlian yang kesemuanya tidak menghasilkan return yang tinggi dari kuliah bahkan tambah bobrok karena kuliah.

Mulai dari sekarang, mari kita sadari bahwa ada opportunity cost dari kuliah. Dengan adanya opportunity cost tersebut, maka jangan sisiakan waktu anda di perkuliahan tersebut, dan perolehlah hasil semaksimal mungkin. Pada waktu menjadi mahasiswa kita harus dapat membuat pandangan yang baik dari orang - orang kepada diri kita, menghasilkan suatu karya atau sesuatu yang dapat dibanggakan dan setelah tamat nanti banyak perusahaan dan lembaga pemerintah yang besar siap menerima anda untuk bekerja. ini baru menghasilkan hasil yang tinggi.

Don't be lazy today and tommorow


sumber : Acitra, Yuan. ukses jadi MAHASISWA Tips dan Pedoman Sukses Menjadi Anak Kuliahan. ALFABETA. Bandung. 2008.

add my facebook : plasmamedika@gmail.com

Sunday, 8 August 2010

Marhaban Yaa Ramadhan




Angga Reztu PrayYou Go
09 Agustus jam 1:27
SKI Fakultas Kedokteran Wijaya Kusuma Surabaya


Dalam menyambut bulan Ramadhan kali ini tentunya adalah bagaimana kita merancang langkah strategis dalam mengisinya agar mampu memproduksi nilai-nilai positif dan hikmah yang dikandungnya. Jadi, bukan hanya melulu mikir menu untuk berbuka puasa dan sahur saja. Namun, kita sangat perlu menyusun menu rohani dan ibadah kita. Kalau direnungkan, menu buka dan sahur bahkan sering lebih istemawa (baca: mewah) dibanding dengan makanan keseharian kita. Tentunya, kita harus menyusun menu ibadah di bulan suci ini dengan kualitas yang lebih baik dan daripada hari-hari biasa. Dengan begitu kita benar-benar dapat merayakan kegemilangan bulan kemenangan ini dengan lebih mumpuni.

Ramadhan adalah bulan penyemangat. Bulan yang mengisi kembali baterai jiwa setiap muslim.
Ramadhan sebagai 'Shahrul Ibadah' harus kita maknai dengan semangat pengamalan ibadah yang sempurna. Ramadhan sebagai 'Shahrul Fath' (bulan kemenangan) harus kita maknai dengan memenangkan kebaikan atas segala keburukan.
Ramadhan sebagai "Shahrul Huda" (bulan petunjuk) harus kita implementasikan dengan semangat mengajak kepada jalan yang benar, kepada ajaran Al-Qur'an dan ajaran Nabi Muhammad Saw.
Ramadhan sebagai "Shahrus-Salam" harus kita maknai dengan mempromosikan perdamaian dan keteduhan. Ramadhan sebagai 'Shahrul-Jihad" (bulan perjuangan) harus kita realisasikan dengan perjuangan menentang kedzaliman dan ketidakadilan di muka bumi ini. Ramadhan sebagai "Shahrul Maghfirah" harus kita hiasi dengan meminta dan memberiakan ampunan.

Abu Hurairah r.a. berkata telah bersabda Nabi Muhammad s.a.w : “ Allah telah berfirman : “ Semua amalan anak Adam dapat tercampuri kepentingan hawa nafsu, kecuali puasa, maka itu untukKU, dan AKU (ALLAH) sendiri yang akan membalasnya. Dan puasa itu sebagai perisai, maka seseorang sedang berpuasa, jangan berkata keji atau ribut-ribut, dan kalau seseorang mencaci kepadanya, atau mengajak berkelahi maka hendaknya dikatakan kepadanya : Aku sedang berpuasa. Demi Allah yang jiwaku ada di tangan-Nya, bau mulut orang yang berpuasa bagi Allah lebih harum dari minyak (kasturi). Dan bagi orang yang berpuasa ada dua kebahagiaan, yaitu ketika ia sedang berbuka puasa, dan ketika ia menghadap kepada Allah akan gembira benar, menerima pahalanya.” (Bukhori, Muslim)


Abu Sa’id Al khudri ra. Berkata : Rasulullah saw bersabda: “ Tidak seorangpun yang berpuasa sehari saja karena ALLAH melainkan ALLAH akan menjauhkan wajahnya dari api neraka jarak 70 tahun, & Di Masukan Jannah (Syurga) Melalui Babur Royyan (pintu puasa).” ( HR. Bukhori, Muslim).

Abu Hurairah berkata : Rasulullah saw bersabda : “ Siapa yang bersedekah sejodoh (dua kendaraan) dalam jihad fisabilillah, maka ia akan dipanggil dari semua pintu-pintu syurga, Hai hamba Allah itu baik. Dan barang siapa melakukan sholat, dipanggil dari pintu sholat, dan siapa ahli jihad maka dipanggil dari pintu jihad, dan barang siapa ahli puasa dipanggil dari pintu puasa (Ar Royyan), dan barang siapa ahli sedekah akan dipanggil dari pintu sedekah.” Abu Bakar bertanya : Ya Rasulullah, “apa sebabnya maka ada orang yang dipanggil dari semua pintu-pintu itu (apakah ada orang yang dipanggil dari semua pintu-pintu itu)” Jawab Nabi : “ Ya, dan saya harapkan kau dari golongan mereka.” (HR.Bukhori Muslim)

Dengan mempersiapkan dan memprogram aktifitas kita selama bulan Ramadhan ini, insya Allah akan menghasilkan kebahagiaan. Kebahagiaan akan terasa istimewa manakala melalui perjuangan dan jerih payah. Semakin berat dan serius usaha kita meraih kabahagiaan, maka semakin nikmat kebahagiaan itu kita rasakan. Itulah yang dijelaskan dalam sebuah hadist Nabi bahwa orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan.

Pertama yaitu kebahagiaan ketika ia "Ifthar" (berbuka puasa). Ini artinya kebahagiaan yang duniawi, yang didapatkannya ketika terpenuhinya keinginan dan kebutuhan jasmani yang sebelumnya telah dikekangnya, maupun kabahagiaan rohani karena terobatinya kehausan sipritualitas dengan siraman-siraman ritualnya dan amal sholehnya.

Kedua, adalah kebahagiaan ketika bertemu dengan Tuhannya. Inilah kebahagian ukhrawi yang didapatkannya pada saat pertemuannya yang hakiki dengan al-Khaliq. Kebahagiaan yang merupakan puncak dari setiap kebahagiaan yang ada.

Akhirnya, hikmah-hikmah puasa dan keutamaan-keutaman Ramadhan di atas, dapat kita jadikan media untuk bermuhasabah dan menilai kualitas puasa kita. Hikmah-hikmah puasa dan Ramadhan yang sedemikian banyak dan mutidimensional, mengartikan bahwa ibadah puasa juga multidimensional. Begitu banyak aspek-aspek ibadah puasa yang harus diamalkan agar puasa kita benar-benar berkualitas dan mampu menghasilkan nilai-nilai positif yang dikandungnya. Seorang ulama sufi berkata "Puasa yang paling ringan adalah meninggalkan makan dan minum". Ini berarti di sana masih banyak puasa-puasa yang tidak sekedar beroleh dengan jalan makan dan minum selama sehari penuh, melainkan 'puasa' lain yang bersifat batiniah.

Semoga dengan mempersiapkan diri kita secara baik dan merencanakan aktifitas dan ibadah-ibadah dengan ihlas, serta berniat "liwajhillah wa limardlatillah", karena Allah dan karena mencari ridha Allah, kita mendapatkan kedua kebahagiaan tersebut, yaitu "sa'adatud-daarain" kebahagiaan dunia dan akherat. Semoga kita bisa mengisi Ramadhan tidak hanya dengan kuantitas harinya, namun lebih dari pada itu kita juga memperhatikan kualitas puasa kita.
Ayo Semangat sobat dalam menyambut Bulan Penuh Berkah ini..!!!



*dikutip dari : PesantrenVirtual.com
(dgn sedikit editan sana-sini!! ^_^)

add my facebook : plasmamedika@gmail.com

Thursday, 3 June 2010

Pekerjaan Teraneh Dunia

Bosan dengan pekerjaan lama Anda? Atau sedang mencari pekerjaan yang pas dengan semangat jiwa? Berikut ini adalah daftar pekerjaan alternatif yang bisa Anda coba dari Yahoo! Shine. Dijamin, Anda tak lagi bosan!

Penguji bau

Merasa punya hidung super sensitif? Coba menjadi penguji bau. Orang dengan pekerjaan ini menguji efektivitas deodoran dan anti keringat dengan mengendus ketiak peserta eksperimen. Berkat mereka, kita terselamatkan dari deodoran berbau tak sedap.

Seniman siul

Daripada bakat bersiul Anda terbuang sia-sia untuk wanita yang mengabaikannya, lebih baik Anda menjadi seorang seniman. Seniman siul seperti Hary Brady, 58 tahun, telah berkeliling dunia dan menyentuh hati banyak orang dengan siulannya.

Pengontrol keriput

Saat Anda membeli sepatu baru, kagumi kemulusannya. Seseorang di luar sana telah menghabiskan waktu berjam-jam setiap harinya untuk memastikan sepatu Anda bebas keriput. Dan jika ada keriput, pengontrol keriputlah yang menyeterika sepatu tersebut agar mulus saat dijual.

Penguji mebel

Duduk bermalas-malasan di sofa adalah sebuah pekerjaan yang halal. Tugas penguji mebel adalah untuk duduk, bersandar, dan menilai kenyamanan sekitar 200 jenis barang mebel setiap hari.

Penguji makanan hewan

Karena hewan tidak bisa memberikan laporan akan rasa makanan mereka, dibutuhkan manusia untuk mewakili. Penguji makanan hewan harus mencicipi ‘resep’ baru dan mengomentari kelembutan dan rasanya.

Penyelam bola golf

Bukit golf yang indah seringkali dihiasi kolam-kolam yang cantik. Terkadang, pegolf amatir mencemplungkan bola mereka ke dalamnya. Jangan khawatir, ada penyelam bola golf yang bertugas mengambil bola-bola itu untuk dijual kembali.

Pembersih muntah

Selalu ada sisi gelap dalam setiap hal. Di balik keriaan menaiki roller coaster, ada muntah para pengunjung yang tidak tahan dibolak-balik dalam wahana ini. Begitu seringnya hingga beberapa taman hiburan menyewa pembersih khusus muntah.

Penguji tantangan maut

Bagaimana Anda bisa yakin tantangan maut di Survivor dan Fear Factor cukup aman? Jangan khawatir, sudah ada orang yang digaji untuk mengetes keamanan tantangan tersebut. Sebelum acara, mereka harus mencoba tantangan terlebih dulu untuk memastikan bahwa kecoa dan kelabang itu aman dimakan

Tukang tidur profesional

Selalu ada pekerjaan bagi semua orang, bahkan untuk tukang tidur sekalipun. Para pemalas bisa merintis karir di bidang tidur. Ya, ada orang yang dibayar untuk tidur, sebagai bagian dari riset untuk menyelidiki masalah dan gangguan tidur.


Pengendus tisu toilet

Jika tisu berlabel ‘tanpa aroma’, maka tisu itu harus 100% tanpa aroma. Maka pengendus tisu toilet dipekerjakan untuk mendeteksi bau yang tidak wajar atau mencolok pada gulungan tisu yang diproduksi.

Penguji perosotan kolam renang

Cuma suka bermain-main? Anda bisa mendapat gaji hanya dengan meluncur di perosotan kolam renang sepanjang hari. Jangan anggap enteng, Anda harus menjamin ketinggian, kecepatan, banyak air dan pendaratan aman bagi anak kecil sekalipun.


sumber :

http://id.yseablog.com/2010/06/pekerjaan-teraneh-dunia/


add my facebook : plasmamedika@gmail.com

Wednesday, 12 May 2010

surat cinta untuk dokter dan mahasiswa kedokteran

Dennyze Dizzy ( SKI FK UWKS ) 12 Mei jam 15:50


Rekan sejawat yang terhormat, Jika Anda ingin menjadi dokter untuk bisa kaya raya, maka segeralah kemasi barang-barang Anda. Mungkin fakultas ekonomi lebih tepat untuk mendidik anda menjadi businessman bergelimang rupiah. Daripada Anda harus mengorbankan pasien dan keluarga Anda sendiri demi mengejar kekayaan. Jika Anda ingin menjadi dokter untuk mendapatkan kedudukan sosial tinggi di masyarakat, dipuja dan didewakan, maka silahkan kembali ke Mesir ribuan tahun yang lalu dan jadilah fir’aun di sana. Daripada Anda di sini harus menjadi arogan dan merendahkan orang lain di sekitar Anda hanya agar Anda terkesan paling berharga. Jika Anda ingin menjadi dokter untuk memudahkan mencari jodoh atau menarik perhatian calon mertua, mungkin lebih baik Anda mencari agency selebritis yang akan mengorbitkan Anda sehingga menjadi artis pujaan para wanita. Daripada Anda bersembunyi di balik topeng klimis dan jas putih necis, sementara Anda alpa dari makna dokter yang sesungguhnya.

Dokter tidak diciptakan untuk itu, kawan. Memilih menjadi dokter bukan sekadar agar bisa bergaya dengan BMW keluaran terbaru, bukan sekadar bisa terihat tampan dengan jas putih kebanggaan, bukan sekadar agar para tetangga terbungkuk-bungkuk hormat melihat kita lewat. Memilih menjadi dokter adalah memilih jalan pengabdian. Mengabdi pada masyarakat yang masih akrab dengan busung lapar dan gizi buruk. Mengabdi pada masyarakat yang masih sering mengunjungi dukun ketika anaknya demam tinggi. Memilih menjadi dokter adalah memilih jalan empati, ketika dengan lembut kita merangkul dan menguatkan seorang bapak tua yang baru saja kehilangan anaknya karena malaria. Memilih jalan menjadi dokter adalah memilih jalan kemanusiaan, ketika kita tergerak mengabdikan diri dalam tim medis penanggulangan bencana dengan bayaran cuma-cuma. Memilih jalan menjadi dokter adalah memilih jalan kepedulian, saat kita terpaku dalam sujud-sujud panjang, mendoakan kesembuhan dan kebahagiaan pasien-pasien kita. Memilih menjadi dokter adalah memilih jalan berbagi, ketika seorang tukang becak menangis di depan kita karena tidak punya uang untuk membayar biaya rumah sakit anaknya yang terkena demam berdarah. Lalu dengan senyum terindah yang pernah disaksikan dunia, kita menepuk bahunya dan berkata, “jangan menangis lagi, pak, Insya Allah saya bantu pembayarannya.”

Memilih menjadi dokter adalah memilih jalan kasih sayang, ketika dengan sepenuh cinta kita mengusap lembut rambut seorang anak dengan leukemia dan berbisik lembut di telinganya,”dik, mau diceritain dongeng nggak sama oom dokter?” Memilih jalan menjadi dokter adalah memilih jalan ketegasan, ketika sebuah perusahaan farmasi menjanjikan komisi besar untuk target penjualan obat-obatnya, lalu dengan tetap tersenyum kita mantap berkata, “maaf, saya tidak mungkin mengkhianati pasien dan hati nurani saya” Memilih menjadi dokter adalah memilih jalan pengorbanan, saat tengah malam tetangga dari kampung sebelah dengan panik mengetuk pintu rumah kita karena anaknya demam dan kejang-kejang. Lalu dengan ikhlas kita beranjak meninggalkan hangatnya peraduan menembus pekat dan dinginnya malam. Memilih menjadi dokter adalah memilih jalan terjal lagi mendaki untuk meraih cita-cita kita. Bukan, bukan kekayaan atau penghormatan manusia yang kita cari.

Tapi ridha Allah lah yang senantiasa kita perjuangkan. Yah, memilih menjadi dokter adalah memilih jalan menuju surga, tempat di mana dokter sudah tidak lagi diperlukan… NB : Ini bukan provokasi untuk menjadi dokter miskin, bukan juga mengatakan bahwa dokter tidak perlu penghormatan atau hal-hal duniawi lainnya. Tulisan ini hanya sekadar sebuah nasihat untuk diri sendiri dan rekan sejawat semua untuk meluruskan kembali niat kita dalam menjadi seorang dokter. Karena setiap amalan tergantung pada niatnya. Silakan menjadi kaya, silakan menjadi terhormat, asal jangan itu yang menjadi tujuan kita.

Dokter terlalu rendah jika diniatkan hanya untuk keuntungan duniawi semata. Mungkin akan sangat susah untuk menggenggam erat idealisme ini nantinya. Namun saya yakin, jika ada kemauan yang kuat dan niat yang tepat, idealisme ini akan terbawa sampai mati. Walaupun harus sendirian dalam memperjuangkannya, walaupun banyak yang mencemooh dan merendahkan. Saya yakin, Allah tidak akan pernah salah menilai setiap usaha dan perjuangan hamba-hamba-Nya. Tidak akan pernah.

Aditya Putra Priyahita (STAF KKIA DEP 09-10/FK UGM '06), seorang yang sangat merindukan sebuah reuni anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) di surga nanti

source: www.medicalzone.org


add my facebook : plasmamedika@gmail.com

Tuesday, 11 May 2010

Cover Buku Kedokteran

Mau liat beberapa Cover Buku Kedokteran yang kami jual ... 

download di ............


http://www.4shared.com/dir/34348705/39332dea/sharing.html


Selain itu masih banyak lagi lho ...,

Untuk informasi daftar harga terbaru and buku laenya !!!

don't forget call me at 081 703670894 ....


add my facebook : plasmamedika@gmail.com

Download Daftar Harga Buku Umum

Download Daftar Harga buku - buku umum, komputer, motivasi, dan lain - lain disini :


http://www.4shared.com/dir/39474256/aa22deee/Daftar_Harga_Buku_Umum_Plasma_.html


Pastikan anda mendapatkan Buku - buku yang anda cari ....


add my facebook : plasmamedika@gmail.com

Thursday, 6 May 2010

Pesankan Saya Tempat Di Neraka!!!

Angga Reztu PrayYou Go ( SKI FK UWKS ) 06 Mei jam 22:09 

 

Musim panas merupakan ujian yang cukup berat. Terutama bagi Muslimah, untuk tetap mempertahankan pakaian kesopanannnya. Gerah dan panas tak lantas menjadikannya menggadaikan etika. Berbeda dengan musim dingin, dengan menutup telinga dan leher kehangatan badan bisa terjaga. Jilbab memang memiliki multifungsi.

Dalam sebuah perjalanan yang cukup panjang, dari Kairo ke Alexandria, kota pantai yang bersejarah itu.; di sebuah mikrobus, ada seorang perempuan muda berpakaian kurang layak untuk dideskripsikan sebagai penutup aurat, karena menantang kesopanan, boleh dibilang berpakaian sangat minim, bahkan tipis dan tembus pandang.
Ia duduk diujung kursi dekat pintu keluar. Tentu saja dengan cara pakaian seperti itu mengundang 'perhatian' kalau bisa dibahasakan sebagai keprihatinan sosial.

Seorang bapak setengah baya yang kebetulan duduk disampingnya mengingatkan bahwa pakaian yang dikenakannya bisa mengakibatkan sesuatu yang tak baik bagi dirinya sendiri. Disamping itu, pakaian tersebut juga melanggar aturan agama dan norma kesopanan.
Orang tua itu bicara agak hati-hati, pelan-pelan, sebagaimana seorang bapak terhadap anaknya.

Apa respon perempuan muda tersebut? Rupanya dia tersinggung, lalu ia ekspresikan kemarahannya karena merasa hak privasinya terusik. Hak berpakaian menurutnya adalah hak prerogatif seseorang!

"Jika memang bapak mau, ini ponsel saya. Tolong pesankan saya, tempat di Neraka Tuhan Anda!!!"

Sebuah respon yang sangat frontal. Orang tua berjanggut itu hanya beristighfar. Ia terus menggumamkan kalimat-kalimat Allah. Penumpang lain yang mendengar kemarahan si wanita ikut kaget, lalu terdiam.

Detik-detik berikutnya, suasana begitu senyap. Beberapa orang terlihat kelelahan dan terlelap dalam mimpi, tak terkecuali perempuan muda itu.

Lalu sampailah perjalanan di penghujung tujuan, di terminal terakhir mikrobus Alexandria. Kini semua penumpang bersiap-siap untuk turun, tapi mereka terhalangi oleh perempuan muda tersebut yang masih terlihat tidur, karena posisi tidurnya berada dekat pintu keluar.

"Bangunkan saja!" kata seorang penumpang.
"Iya, bangunkan saja!" teriak yang lainnya.

Gadis itu tetap bungkam, tiada bergeming.

Salah seorang mencoba penumpang lain yang tadi duduk di dekatnya mendekati si wanita, dan menggerak-gerakkan tubuh si gadis agar posisinya berpindah. Namun, astaghfirullah! Apakah yang terjadi? Perempuan muda tersebut benar-benar tidak bangun lagi. Ia menemui ajalnya dalam keadaan memesan neraka!
Kontan seisi mikrobus berucap istighfar, kalimat tauhid serta menggumamkan kalimat Allah sebagaimana yang dilakukan bapak tua yang duduk di sampingnya. Ada pula yang histeris meneriakkan Allahu Akbar dengan linangan air mata.

Sebuah akhir yang menakutkan,, Mati dalam keadaan menantang Tuhan.
Seandainya tiap orang mengetahui akhir hidupnya....
Seandainya tiap orang menyadari hidupnya bisa berakhir setiap saat...
Seandainya tiap orang takut bertemu dengan Tuhannya dalam keadaan yang buruk...
Seandainya tiap orang tahu bagaimana kemurkaan Allah...
Sungguh Allah masih menyayangi kita yang masih terus dibimbing-Nya.
Allah akan semakin mendekatkan orang-orang yang dekat dengan-NYA semakin dekat...

Dan mereka yang terlena seharusnya segera sadar...
mumpung kesempatan itu masih ada!

Apakah booking tempatnya terpenuhi di alam sana??? Wallahu a'lam.


=>Ditulis dalam majalah Almannar (bukan Almannar yang dulu dikelola syekh Muhammad Rasyid Ridho yang kemudian menulis tafsir Almannar itu, melainkan Almannar Aljadid/neo-Almannar), seperti dikutip dalam http://religiusta.multiply.com/journal/item/233)
Kembali ke Pesan
Buat sebuah Iklan
X
add my facebook : plasmamedika@gmail.com

Tuesday, 4 May 2010

TEMBOK YANG KOKOH

intan_maniesz67@yahoo.com


Sebuah tembok terdiri dari 2 hal yaitu batu - bata dan semen. Tanpa keduanya, tidak ada benda yang bernama tembok. Besar ataupun kecil. Batu yang tidak disemen, tidak akan bisa menjadi tembok yang kokoh dan apalah artinya tembok tanpa kekokohan.

Pembaca setia, hal yang sama juga terdapat dalam hidup kita. Hidup kita terdiri atas 2 hal yang sama juga yaitu waktu dan alasan untuk hidup. Adalah sia-sia bila kita bisa menyusun alasan hidup yang kokoh namun kita tidak memiliki waktu lagi. Begitu juga akan bila kita menyusun hidup kita jam demi jam, hari demi hari, bulan demi bulan dan tahun demi tahun tanpa menyadari alasan kuat kita hidup. Sama seperti tembok yang terbuat dari batu bata namun tidak disemen."Mudah Goyah".

Kokohkah hidup kita bagai tembok yang di semen? Hanya alasan untuk hidup kita yang membedakan antara hidup yang kokoh dan hidup yang mudah rontok oleh goncangan. Kita memang tidak bisa menghindari goncangan, namun kita selalu bisa menyusun alasan untuk hidup yang kokoh.

Agar hidup anda bagai tembok yang kokoh sama seperti anda meletakkan semen diantara batu-bata maka Segera temukan alasan hidup anda mulai hari ini lalu perhatikan apa yang terjadi....

Wisdom of the Day..
"Kebahagiaan kita tumbuh berkembang manakala anda dapat membantu orang lain. Kebahagiaan itu bagaikan sebuah tanaman harus disirami setiap hari dengan sikap dan tindakan memberi. Karena tanpa mencoba membantu dan memberi kepada sesama, kebahagiaan akan layu dan mengering " (J.Donald Walters)


Semoga bermanfaat....
Kreasi adaptif YON YOG disari dari berbagai sumber



add my facebook : plasmamedika@gmail.com

Sunday, 2 May 2010

Disiplin dan Tanggung Jawab

intan candra ( intanqiut@yahoo.com )


Saat Sun Tzu diuji kemampuannya oleh Raja Wu untuk membuktikan efektivitas strategi perangnya, ia diangkat menjadi panglima perang oleh sang raja. Kemudian, ia membuktikan ucapannya dengan tindakan berani menghukum secara tegas siapa pun yang melanggar perintahnya sebagai panglima, termasuk kepada dua orang selir kesayangan raja.

Kisah tersebut selengkapnya telah saya kupas di edisi perdana Majalah LuarBiasa edisi Januari 2009. Namun, nilai kedisiplinan yang tercetus dari kisah itu masih sangat relevan untuk dibahas dan dilaksanakan hingga saat ini. Kedisiplinan adalah jantung kehidupan manusia yang mau meraih kesuksesan. Sebab, tanpa disiplin yang keras dan berkesinambungan, seseorang tidak mungkin dapat mengembangkan diri secara optimal. 

Sebuah perusahaan tidak mungkin dapat meraih kemajuan jika karyawannya tidak memiliki kedisiplinan dan tanggung jawab dalam menjalankan semua tugas perusahaan. Datang sering terlambat, pulang lebih cepat, takut tugas yang menantang, korupsi waktu, kerja setengah hati, dan lain sebagainya.

Begitu pula dengan tatanan pada sebuah negara. Sebuah negara tidak mungkin menjadi kuat jika dibangun di atas puing-puing ketidakdisiplinan oleh mayoritas warga negaranya. Sebaliknya, sebuah negara yang kuat pasti dibangun oleh mayoritas warga negara yang kesehariaannya mematuhi prinsip-prinsip dasar hukum masyarakat dan negara. Dan, salah satu prinsip yang harus dimiliki dan dikembangkan adalah disiplin.

Dengan kedisplinan yang dibangun dan tanggung jawab yang diemban dengan sangat baik, Sun Tzu terbukti mampu menjadi besar dan bahkan melegenda meski ajarannya telah berusia lebih dari 2500 tahun. Disiplin terbukti menjadi titik tolak keabadian ajaran Sun Tzu yang tetap relevan hingga kini.

Sayang, kita masih sering menyaksikan kedisiplinan yang dilanggar di sekitar kita. Kedisiplinan sederhana yang sering kita lihat adalah soal disiplin lalu lintas. Bisa kita saksikan dan rasakan sendiri bagaimana disiplin berlalu-lintas, terutama di kota besar seperti Jakarta, makin lama justru makin rendah. Padahal, Jakarta adalah kota metropolitan, ibu kota negara yang menjadi jendela Indonesia.

Kenyataannya, setiap hari lebih dari separuh lampu lalu lintas dan aneka rambu dilanggar oleh pengguna jalan raya dengan sadar dan sengaja. Saat tak ada petugas polisi pengatur lalu lintas, disiplin seolah menjadi barang mewah yang jarang dimiliki setiap orang. Ketika lampu merah menyala, banyak kendaraan bermotor menerobos lampu, bahkan memacu kendaraannya, tanpa menghiraukan keselamatan dan besarnya kemungkinan terjadinya kecelakaan.

Belum lagi jalan belokan atau memutar yang dengan jelas memasang tanda larangan. Justru, inilah larangan yang paling sering dilanggar, bahkan diatur oleh orang-orang tidak bertanggung jawab yang mencari upah sekadar recehan rupiah.

Lantas, siapakah yang bertanggung jawab atas ketidakdisplinan dan kemunduran moralitas seperti ini? Sudah pasti yang bertanggung jawab bukan hanya sekadar pemerintah, polisi, atau pejabat berwenang lainnya. Tetapi, yang wajib bertanggung jawab dan menegakkan kedisplinan adalah saya, Anda, dan kita semua!!!

Jika kita ingin Indonesia bangkit sejajar dengan bangsa dan negara maju lainnya, tidak ada cara lain kecuali membangun kekayaan mental, yaitu dengan mempraktikkan sikap disiplin, tanggung jawab, menghormati hak orang lain, jujur, mematuhi hukum negara dan masyarakat, mau bekerja keras, dan berbagai kekayaan mental lainnya.

Mari, kita bangun sikap mental disiplin dan bertanggung jawab layaknya Sun Tzu yang memegang teguh pendiriannya. Dengan meningkatkan kekayaan mental tersebut, kita pasti akan mencapai kehidupan yang jauh lebih baik dan bermutu.


________________

Tulisan ini, dan juga tulisan-tulisan menarik & inspiratif lainnya, bisa dibaca secara penuh di majalah motivasi LuarBiasa edisi Februari 2010. Dapatkan majalahnya di AW Success Shops, Jakarta dan toko-toko buku besar lainnya. Info: (021) 6339523 dan (021) 30303017.

----------------------------------------------------------------------------------------------------------
Untuk Mendapatkan Artikel-artikel Lain Yang Menarik, Silahkan Kunjungi Web Site Portal Motivasi Pertama di Indonesia www.andriewongso.com
Terima Kasih


add my facebook : plasmamedika@gmail.com

Saturday, 1 May 2010

Jangan Menuntut Permohonanmu Kepada Allah, Tetapi Tuntutlah Dirimu Yang Kurang Sopan

Justify FullDennyze dizzy ( SKI FK UWKS )30 April jam 14:29


"Janganlah menuntut kepada Tuhan karena keterlambatan terkabulnya permohonanmu, namun tuntutlah dirimu sendiri yang kurang sopan."

Permintaan hamba kepada Allah itu adakalanya segera dipenuhi, namun kadang-kadang diperlambat. Bahkan Allah pun berkuasa untuk menangguhkan sampai batas waktu yang tidak dapat ditentukan. Semua itu merupakan hakNya. Engkau tak boleh mengganggu gugat.

Cepat atau lambat Allah memenuhi permintaanmu bergantung pada amalmu; bergantung doa yang engkau panjatkan kepadaNya. Sayangnya, karena hawa nafsu sehingga engkau merasa tak sabar dalam memohon. Engkau menuntut agar Allah segera mengabulkan. Memang demikianlah sifat nafsu, ia akan selalu berkeluh kesah manakala keinginannya belum tercapai. Ketika sudah tercapai, ia cenderung lupa diri.

Engkau memohon kepada Allah, ibarat rakyat jelata berhadapan dengan sang raja. Lalu rakyat jelata yang hina dan tidak berkedudukan sama sekali itu memohon sesuatu. Apakah ia memaksakan kehendak agar sang raja segera menuruti permintaannya?sungguh tidaklah sopan.

Oleh karena itu dalam berdoa, maka jangan sekali-kali berharap agar doa itu cepat-cepat dikabulkan. Lakukanlah berdoa semata- mata karena ibadah dan semata- mata karena memenuhi hak Allah. Dengan kata lain, doa semata- mata kewajibanmu.

Apabila dirimu mendatangi Allah dengan penuh adab-penuh kesopanan-, maka dapatlah menyebabkan kelegaan hati terhadap keputusanNya. Penundaan permohonan justru engkau jadikan sebagai sarana untuk mempertinggi keikhlasan dalam rangka menuju kepada sempurnanya ibadah.
add my facebook : plasmamedika@gmail.com

Sunday, 25 April 2010

Daftar Harga Buku Keperawatan II ( per Agustus 2009 )




Harga diatas belum termasuk diskon dan dapat berubah sewaktu - waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. 
dapatkan diskon spektakuler dengan menghubungi kami di 081703670894 atau via email di plasmamedika@gmail.com

Terima Kasih

add my facebook : plasmamedika@gmail.com

Daftar Harga Buku Keperawatan I ( per Agustus 2009 )






Harga diatas belum termasuk diskon dan dapat berubah sewaktu - waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. 
dapatkan diskon spektakuler dengan menghubungi kami di 081703670894 atau via email di plasmamedika@gmail.com

Terima Kasih

add my facebook : plasmamedika@gmail.com

Kisah Berjalan dengan Keong

Diah Ayu Pitaloka ( diah_ayu_jitu@yahoo.­com )


Tuhan memberiku sebuah tugas, yaitu membawa seekor Keong jalan-jalan. 

Akupun jalan biasa. Lain dengan keong, dia tak dapat jalan terlalu cepat. Keong sudah berusaha keras merangkak, setiap kali hanya beralih sedemikian sedikit.

Aku mendesak, menghardik, memarahinya, Keong memandangku dengan pandangan meminta maaf, serasa berkata, “aku sudah berusaha dengan segenap tenaga!”

Aku menariknya, menyeret, bahkan menendangnya. Keong terluka. Ia mengucurkan keringat, nafasnya tersengal-sengal, merangkak ke depan. “Sungguh aneh, mengapa Tuhan memintaku mengajak seekor Keong berjalan-jalan…,” umpatku.

Ya Tuhan! Mengapa langit sunyi senyap? Tanpa jawaban dariNya…

Biarkan saja Keong merangkak di depan, aku kesal di belakang.

Pelankan langkah, tenangkan hati…



Oh… Tiba-tiba tercium aroma bunga. Ternyata ini adalah sebuah taman bunga. Aku rasakan hembusan sepoi angin, ternyata angin malam demikian lembut.

Ada lagi! Aku dengar suara…..

kicau burung, suara dengung

lebah. Aku lihat langit penuh bintang cemerlang.

Oh…. Mengapa dulu tidak rasakan semua ini? Barulah aku teringat, mungkin aku telah salah menduga!

Ternyata Tuhan meminta keong menuntunku jalan-jalan sehingga aku dapat memahami dan merasakan keindahan taman ini yang tak pernah kualami jika aku berjalan sendiri dengan cepatnya.

Kesempatan bersama dengan beragam orang membuatku menjadi semakin lengkap, makin bisa merasakan apa yang sebelumnya tidak bisa kurasakan.

**********

Saat bertemu dengan orang yang benar-benar engkau kasihi, haruslah berusaha memperoleh kesempatan untuk bersamanya seumur hidupmu. Karena ketika dia telah pergi, segalanya telah terlambat.

Saat bertemu teman yang dapat dipercaya, rukunlah bersamanya. Karena seumur hidup manusia, teman sejati tak mudah ditemukan.

Saat bertemu penolongmu, ingat untuk bersyukur padanya karena ialah yang mengubah hidupmu.

Saat bertemu orang yang pernah kau cintai, ingatlah

dengan tersenyum untuk berterimakasih karena dialah orang yang membuatmu lebih mengerti tentang kasih.

Saat bertemu orang yang pernah kau benci, sapalah dengan tersenyum. Ia telah membuatmu semakin teguh dan kuat.

Saat bertemu orang yang pernah menghianatimu, baik-baiklah berbincang dengannya. Karena jika bukan karena dia, hari ini engkau tak memahami dunia ini.

Saat bertemu orang yang pernah diam-diam kau cintai, berkatilah dia. Karena saat kau mencintainya, bukankah berharap ia bahagia?

Saat bertemu orang yang tergesa-gesa meninggalkanmu, berterimakasihlah bahwa ia pernah ada dalam hidupmu. Karena ia adalah bagian dari nostalgiamu.

Saat bertemu orang pernah salah paham padamu, gunakan saat tersebut untuk menjelaskannya. Karena engkau mungkin hanya punya satu kesempatan itu saja menjelaskan.

Saat bertemu orang yang saat ini menemanimu seumur hidup, berterimakasihlah sepenuhnya bahwa ia mencintaimu. Karena saat ini, kalian mendapatkan kebahagiaan dan cinta sejati.


Kutipan dari DNA



add my facebook : plasmamedika@gmail.com

Saturday, 24 April 2010

Operasi Cangkok Hati Pertama di Indonesia Timur Sukses

[ Minggu, 25 April 2010 ]
Operasi Cangkok Hati Ramdan di RSUD dr Soetomo Sukses
Berlangsung 12 Jam 45 Menit

SURABAYA - Surabaya berhasil membuat sejarah di dunia kedokteran di Indonesia Timur. Transplantasi liver pertama di RSUD dr Soetomo kemarin (24/4) berlangsung lancar.

''The operation is successful (operasinya sukses, Red). Liver yang didonorkan sudah dicangkokkan dan tidak ada masalah dengan pembuluh darah,'' kata Prof Dr dr Shen Zhongyang, presiden Oriental Organ Transplant Center (OOTC), Tianjin, Tiongkok.

Operasi tersebut memang terlaksana atas kerja sama RSUD dr Soetomo (RSDS) dengan OOTC yang berada di bawah Tianjin First Central Hospital. Lembaga tersebut mengirimkan tujuh ahli transplantasi hati. Yakni, Prof Dr dr Shen Zhongyang dan asistennya, Ellen Wei; Prof Dr dr Du Hongyin; dr Pan Cheng; dr Jiang Wentao; dr Wang Yu; serta Li Wei, perawat spesialis kamar operasi.

Namun, tim dari pusat transplantasi organ terbesar di Asia itu hanya berperan sebagai konsultan dan advisor. Hampir seluruh tindakan dalam operasi tersebut dilakukan tim dokter RSDS. Januari lalu, sembilan dokter dan dua perawat spesialis dari RS milik Pemprov Jatim itu mendalami transplantasi liver di OOTC.

''Tim dokter di sini sangat pandai. Kerja samanya juga sangat baik. Itulah yang membuat operasi berjalan lancar,'' imbuh Shen.

Cangkok hati terhadap Ramdan Aldil Saputra; 3,5; balita asal Trenggalek, dengan donor ibu kandungnya, Sulistyowati, 43, kemarin berlangsung selama 12 jam 40 menit. Mereka masuk kamar operasi di lantai 6 Gedung Bedah Pusat Terpadu (GBPT) RSDS sejak pukul 08.00. Operasi dinyatakan tuntas sekitar pukul 19.30.

Seluruh proses operasi tersebut ditayangkan secara langsung lewat layar monitor di ruang pertemuan di lantai dasar GBPT RSDS. Dalam ruang tersebut, sebelum operasi dimulai, dilakukan doa bersama.

Jawa Pos memang mengoordinasi pihak-pihak yang ingin mendoakan Ramdan. Kemarin, ada sekitar 50 orang, baik dari kalangan pelajar maupun masyarakat umum, yang datang untuk berdoa bersama. Acara tersebut juga dihadiri ayah Ramdan, Bambang Sutondo Winarno, beserta sejumlah famili.

Sekitar pukul 09.00, Direktur Utama PT PLN Dahlan Iskan memasuki ruangan. Pria yang juga mantan chairman/CEO Jawa Pos Group itu ingin melihat secara langsung proses transplantasi liver yang didukung Jawa Pos tersebut.

Tiga tahun lalu, Dahlan juga menjalani operasi cangkok hati. Prof Shen pula yang memimpin operasi itu. Setelah menjalani ganti hati, kondisi kesehatan Dahlan jauh membaik. ''Saya pengin lihat, pengin membayangkan saya dulu seperti apa. Ini tidak lepas dari takdir Tuhan,'' kata Dahlan.

Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf juga menyempatkan diri hadir untuk melihat jalannya operasi. Dia mewakili Gubernur Jatim Soekarwo untuk melihat operasi yang Rp 1,3 miliar kebutuhan dananya dipenuhi Pemprov Jatim tersebut.

Operasi transplantasi liver itu kemarin dilakukan di dalam dua ruang operasi khusus yang letaknya berdampingan. Ramdan dioperasi di ruang 609, sedangkan sang ibu di ruang 607.

Tim dokter RSDS juga dibagi menjadi beberapa kelompok. Pemotongan liver sang ibu ditangani pakar bedah digestif dr Iwan Kristian SpB-KBD dan Dr dr Vicky Sumarki Budipramana SpB-KBD dengan konsultan dr Jiang Wentao. Pengambilan liver Ramdan di-handle ahli bedah anak dr Poerwadi SpB SpBA, dr IGB Adria Hari Astawa SpB SpBA, dan dr Kustiyo Gunawan SpB SpBA.

Ahli bedah vaskuler dr Heroe Subroto SpBTKV dan dr Ian Sembiring SpBTKV menangani penyambungan pembuluh darah antara liver yang dicangkokkan dengan pembuluh darah Ramdan. Anestesi dan perawatan di ruang intensive care unit (ICU) dikerjakan spesialis anestesi dr Arie Untariani SpAn-KIC, dr Philia Setiawan SpAn-KIC, dan dr Elizeus Hanindito SpAn-KIC.

Ada pun ketua tim liver transplant, ahli penyakit liver anak dr Sjamsul Arief SpA(K) MARS, bersama dr Urip Murtedjo stand-by di ruang tempat operasi ditayangkan secara live. Sjamsul dan Urip menjadi narator tindakan-tindakan yang dilakukan dokter selama operasi kepada masyarakat dan wartawan dalam ruangan tersebut. Sembilan di antara seluruh dokter itu adalah dokter yang dikirim ke Tianjin pada Januari lalu.

Tim dokter lebih dulu membedah Sulistyowati dan melakukan observasi untuk mengetahui letak pembuluh-pembuluh darah penting dalam liver. Yakni, vena porta dan arteri hepatika yang masuk ke liver serta vena hepatika yang meninggalkan liver. Tiga pembuluh darah itulah yang nanti disambungkan dengan pembuluh darah Ramdan.

Setelah observasi, tim dokter mulai memotong segmen kedua dan ketiga liver Sulistyowati (liver Sulistyowati dibagi menjadi 8 segmen. Segmen kedua dan ketiga itu sekitar 20 persen dari seluruh liver). Pemotongan dilakukan dengan pisau yang memakai gelombang ultrasonografi, sehingga tidak menimbulkan perdarahan.

Hampir bersamaan, tim dokter yang menangani Ramdan membedah perut bocah kelahiran 26 September 2007 itu. Setelah dibedah, tampak liver Ramdan berwarna cokelat tua. ''Itu karena sirosis. Kalau livernya sehat, warnanya merah tua, seperti punya ibunya,'' kata Sjamsul.

Dokter lantas mengobservasi liver Ramdan untuk mengetahui letak pembuluh-pembuluh darahnya. Dari observasi itu, mereka menemukan bahwa vena porta dan vena hepatika Ramdan menyempit karena terdesak kelenjar-kelenjar getah bening yang mengalami pembesaran. Kelenjar itu juga mengakibatkan perlengketan pada liver Ramdan.

Dokter akhirnya memutuskan membuang kelenjar-kelenjar tersebut sebelum membuang liver Ramdan. Total, ada lebih dari enam kelenjar yang dibuang. Setelah itu, baru liver Ramdan mulai dipotong.

Ketika pemotongan liver Ramdan hampir selesai, pemotongan liver sang ibu diselesaikan. Potongan liver itu kemudian dicuci sambil ditekan-tekan dengan cairan custodion. Setelah liver Ramdan selesai dipotong, rongga yang kosong itu dibersihkan dulu, baru kemudian potongan liver sang ibu dicangkokkan.

Dalam proses itu, dokter menghubungkan vena porta, vena hepatika, dan arteri hepatika Ramdan dengan liver dari sang ibu. Setelah seluruhnya terhubung, dokter melakukan USG Doppler untuk memeriksa posisi arteri hepatika tersebut. Kemudian, mereka memasangkan saluran empedu pada liver Ramdan yang dibuatkan dari saluran empedu sang ibu.

Sekitar pukul 20.45, seluruh proses operasi selesai dan rongga perut Ramdan ditutup. Sang ibu keluar dari ruang operasi sejak pukul 17.00. Pukul 20.00, Sulistyowati siuman dan langsung memanggil nama Ramdan. Wanita itu juga sudah bisa diajak berbicara, meski matanya masih terpejam.

Pukul 23.22, tubuh Ramdan mulai bergerak dan pukul 23.35 dipindahkan dari kamar operasi ke ICU. Pukul 23.45, gerakan bungsu di antara tiga bersaudara itu makin kuat. Namun, masa kritisnya masih belum lewat hingga 48 jam setelah operasi.

Dijamu di Hotel Sheraton

Setelah operasi, tim medis dari OOTC Tianjin dan RSUD dr Soetomo yang terlibat dalam operasi Ramdan diundang sebagai tamu kehormatan dalam acara gathering di Hotel Sheraton tadi malam.

Hadir para petinggi Jatim dalam acara tersebut. Di antaranya, Gubernur Soekarwo dan Wagub Saifullah Yusuf. Masing-masing didampingi istri. Hadir pula Dirut PLN Dahlan Iskan serta Direktur RSUD dr Soetomo dr Slamet Riyadi Yuwono.

Beberapa wakil negara sahabat di Surabaya juga hadir. Di antaranya, Konjen Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Fu Shuigen, Konjen AS Caryn R. McClelland, dan sejumlah konsul kehormatan.

Beberapa pengusaha yang hadir, antara lain, bos Pakuwon Group pasangan Alex Tedja-Melinda Tedja, Tai Sigit Tahir (Surya Bhakti Utama), Bintoro Tanjung (Agung Gumelar Internasional), Loddy Gunadi (Sekar Alam Griya), Hasan Opek (Tiga Bhakti), Soedono Margonoto (Santo Jaya Abadi), Soeparno (Surabaya Meka Box), dan Soegeng Hendrito (Jangkar Pacific). Selain itu, Pieko Nyoto Setiadi (Fajar Mulia Transindo), Ali Soetrisno (Grande Family Views), dan William Timotius (Efrata Indah)

Acara yang dimulai pukul 18.30 itu molor karena tim dokter gabungan RSUD dr Soetomo Surabaya dan OOTC, Tianjin, baru menuntaskan operasi pada pukul 20.45. Sambil menunggu kedatangan tim transplantasi, Dirut PLN Dahlan Iskan yang malam itu juga hadir menceritakan pengalamannya ketika menjalani operasi transplantasi liver. ''Malam ini, saya ingin memperkenalkan Prof Sheng yang dulu mengoperasi saya,'' ujar Dahlan.

Pukul 21.15, beberapa dokter dari RSUD dr Soetomo yang terlibat dalam operasi tersebut hadir. Mereka adalah dr Iwan Kristian SpB-KBD, dr Heroe Subroto SpB-TKV, dan dr Ian Sembiring SpB-TKV. Sebelumnya, ada dr Sjamsul Arief SpA yang selama ini merawat Ramdan. ''Operasi memang berjalan lebih lama dari yang kami perkirakan. Mohon maaf harus menunggu kami lama,'' kata dr Iwan.

Dalam kesempatan tersebut, dia menceritakan sulitnya melakukan operasi transplantasi liver. Apalagi, ini merupakan pengalaman pertama.

Tak lama berselang, hadir dalam acara itu rombongan tim medis dari OOTC yang dipimpin Prof Dr dr Sheng Zhongyang. Ketika mendapat kesempatan memberikan sambutan, Prof Sheng menyatakan sangat terkesan pada Surabaya begitu dirinya mendarat. Apalagi, hubungan Tianjin dengan Jatim sudah terjalin baik. ''Pada 2006, wali kota Surabaya pernah ke Tianjin,'' tutur Shen.

Direktur RSUD dr Soetomo Slamet Riyadi Yuwono menilai, pencapaian sejarah ini tidak bisa lepas dari dua sosok. Yakni, Dahlan Iskan dan Direktur Jawa Pos Nany Wijaya. ''Pak Dahlan itu jadi provokatornya, sedangkan Ibu Nany merupakan korlap (koordinator lapangan),'' puji Slamet disambut tepuk tangan ratusan undangan yang memadati Ballroom Hotel Sheraton. (rum/sep/c5/kum


sumber : Jawa Pos http://www.jawapos.com/halaman/index.php?act=showpage&kat=3

add my facebook : plasmamedika@gmail.com

Daftar Harga Buku Kebidanan ( per agustus 2009 )






Harga diatas belum termasuk diskon dan dapat berubah sewaktu - waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. 
dapatkan diskon spektakuler dengan menghubungi kami di 081703670894 atau via email di plasmamedika@gmail.com

Terima Kasih

add my facebook : plasmamedika@gmail.com

Thursday, 22 April 2010

Seberapa pentingkah derajat qt di Sisi ALLAH..???

Angga Reztu PrayYou Go ( FK WIJAYA KUSUMA SURABAYA ) 09 April jam 23:21

Rasulullah Saw bersabda, "Siapa yang ingin mengetahui kedudukannya di sisi Allah, maka hendaknya memperhatikan bagaimana kedudukan Allah dalam hatinya. Maka sesungguhnya Allah menepatkan (mendudukan) hamba-Nya, sebagaimana hamba itu mendudukan Allah dalam jiwanya (hatinya)".

Saudaraku, yg termahal dalam hidup adalah keyakinan pada Allah. Semakin kuat dan mendalam keyakinan kita pada Allah, maka semakin beruntung hidup kita. Betapa tidak, saat itulah kita telah memiliki barang termahal dalam hidup.

Apalah artinya kita memiliki kekayaan melimpah, bila hati kita miskin dari mengenal Allah.
Apalah artinya kita dikenal orang banyak, bila kita tidak mampu mengenal Allah.
Apalah artinya kita memiliki jabatan tinggi, bila kedudukan kita rendah di hadapan Allah.

Intinya, semua yang ada selain Allah adalah cobaan dan fitnah belaka. Walau memiliki dunia, kedudukan kita akan rendah bila tidak mengenal Allah.

Sangat mudah bagi kita untuk mengetahui tinggi rendahnya derajat diri di sisi Allah.

Ada tiga tolak ukur;

1} dari frekuensi ingat.
Dalam 24 jam waktu yang kita miliki tiap hari, berapa jam kita ingat Allah.
Saat shalat apakah kita ingat Allah atau ingat yang lain.
Saat makan, apakah kita ingat pada Dzat yang mengaruniakan makanan tersebut, atau malah mencela makanan.
Saat berangkat kerja, apakah kita sudah meniatkannya sebagai sarana ibadah atau sekadar mencari uang.
Saat di perjalanan, apakah kita sibuk berdzikir serta menafakuri ayat-ayat Allah atau malah mata kita jelalatan.

Bila hati kita selalu nyambung pada Allah dalam kondisi apapun juga, maka sesungguhnya Allah telah meninggikan derajat.

Rasulullah SAW bersabda, "Siapa yang ingin mengetahui kedudukannya di sisi Allah, maka hendaknya memperhatikan bagaimana kedudukan Allah dalam hatinya. Maka sesungguhnya Allah menepatkan hamba-Nya, sebagaimana hamba itu menempatkan Allah dalam jiwanya (hatinya)".

Ke-2} sejauh mana usaha kita untuk "menyenangkan" Allah.
Tinggi rendahnya derajat kita di sisi Allah dapat terlihat dari senang tidaknya kita melakukan amalan yang dicintai Allah dan Rasul-Nya. Allah menyukai shalat berjamaah 27 kali lipat daripada shalat sendirian.

Apakah kita termasuk orang yang bersegera pergi ke masjid tatkala adzan berkumandang, atau malah sibuk dengan urusan dunia???
Allah menyukai kedermawanan. Apakah kita sudah termasuk orang yang dermawan? Allah menyukai hamba-hamba yang dekat dengan Alquran. Apakah kita telah bersungguh-sungguh berinterkasi dengan Alquran? Semakin kita gigih "menyenangkan" Allah dengan melakukan amalan yang dicintai-Nya, insya Allah derajat kita akan tinggi di sisi-Nya.

Ke-3} sejauh mana kegigihan kita menghindarkan diri dari maksiat. Salah satu ciri kedekatan seorang hamba dengan Allah, terlihat dari kesungguhannya dalam menjauhi maksiat. Adalah kenyataan bila manusia tidak akan pernah luput dari dosa.

Namun, orang-orang yang berkedudukan tinggi di sisi Allah, akan segera bertobat saat ia terjerumus ke dalam maksiat. Ia menyesal, kemudian ber-azam untuk tidak mengulangi kesalahan, dan menggantinya dengan kebaikan yang lebih banyak. Sebaliknya, orang yang jauh dari Allah akan bahagia dengan dosa, tidak memiliki penyesalan, dan mengulanginya lagi di lain kesempatan.

Saudara2ku, jangan ada yang ditakutkan dalam hidup ini, kecuali takut tidak dapat mengenal Allah. Harta, pangkat, jabatan, ketenaran, atau ketampanan rupa sama sekali tidak bernilai, bila hati kita hampa dari mengingat Allah. Maka kita harus mulai mengubah cita-cita hidup: cukuplah menjadi orang yang bermanfaat bagi manusia,& berkedudukan tinggi di hadapan Allah. Wallahu a'lam.


(Dikutip dari : ceramah Harian Aa Gym)

add my facebook : plasmamedika@gmail.com